Strategi Pengembangan SDM Perusahaan yang Tepat dan Berkelanjutan

January 17, 2022
Info UMKM
4 menit

Sumber daya manusia atau SDM merupakan komponen penting dalam sebuah usaha. Bagaimana cara pengembangan SDM yang tepat dan berkelanjutan? 

Sumber daya manusia merupakan penentu faktor produksi dalam sebuah usaha, baik skala kecil maupun skala besar. Tanpa adanya sumber daya manusia atau SDM mumpuni, sebuah bisnis tidak akan berjalan dengan baik dan tidak bisa mencapai target yang diharapkan. Pengembangan SDM perlu terus dilakukan untuk meningkatkan performa usaha itu sendiri.

Adanya program pengembangan SDM yang strategis memungkinkan Anda sebagai pemilik usaha untuk membantu karyawan lebih maju dan tidak terjebak dalam rutinitas yang itu-itu saja. Pengembangan ini akan menempa karyawan menjadi lebih aktif dalam memberikan kontribusinya bagi usaha yang Anda jalankan.

Pengertian Pengembangan SDM

Pengembangan sumber daya manusia merupakan rangkaian kegiatan yang dilaksanakan dalam jangka waktu tertentu oleh sebuah organisasi, perusahaan, atau institusi dengan tujuan untuk menghasilkan perubahan sikap mental dan keahlian dari karyawan. Dengan adanya pengembangan ini, karyawan diharapkan mampu menyelesaikan tugas yang berkaitan dengan tanggung jawab serta perannya di dalam organisasi atau perusahaan.

Pengembangan SDM di perusahaan besar maupun kecil dilakukan sebagai sebuah langkah menghadapi perubahan. Dinamika dalam sumber daya manusia termasuk diversifikasi tenaga kerja, turnover karyawan, dan lain sebagainya bisa diatasi dengan mengembangkan SDM yang ada menjadi lebih baik lagi.

Manfaat dan Tujuan Program Pengembangan Sumber Daya Manusia

Pengembangan SDM berbasis kompetensi memiliki sejumlah manfaat dan tujuan baik bagi perusahaan, maupun bagi karyawan itu sendiri. Menurut Martoyo (1992), pengembangan sumber daya manusia bisa meningkatkan kemampuan baik dalam bentuk sikap maupun keterampilan sehingga proses kerja dari perusahaan tempatnya bekerja menjadi lebih efisien dan efektif. Perusahaan juga akan lebih mudah dan cepat dalam mencapai targetnya.

Schuler (1992) menerangkan beberapa manfaat dan tujuan pengembangan SDM, antara lain:

Menurunkan Kemungkinan atau Adanya Kinerja Buruk Karyawan

Jika di dalam bisnis yang Anda jalankan terdapat karyawan yang tidak mampu menyelesaikan tugasnya secara efektif, pengembangan sumber daya manusia bisa membantu mengatasi hal tersebut. Jika di dalam perusahaan semua karyawan memiliki kompetensi yang tepat, maka efektivitas kerja bisa dicapai.

Meningkatkan Produktivitas

Bagi karyawan, mengikuti pelatihan dan pengembangan SDM akan membantu meningkatkan keterampilan yang mereka miliki. Dengan begitu, mereka akan lebih mudah beradaptasi seandainya terjadi perubahan di lingkungan kerja mereka. Seandainya bisnis Anda membutuhkan orang dengan kualifikasi tertentu, Anda bisa memberikan pelatihan pada karyawan yang ada alih-alih mencari orang baru.

Meningkatkan Komitmen Para Karyawan

Program-program yang bersifat peningkatan kompetensi dan kemampuan akan membuat karyawan memiliki pandangan yang baik terhadap perusahaan tempatnya bekerja. Secara tidak langsung komitmen dan motivasi kerjanya juga turut meningkat. Ketika kinerja karyawan baik, maka itu akan berpengaruh pada kinerja perusahaan secara menyeluruh.

Menurunkan Tingkat Turnover Karyawan dan Absensi

Ketika karyawan memiliki komitmen yang besar terhadap tempatnya bekerja, maka tingkat turnover dan ketidakhadiran karyawan bisa ditekan. Jika hal ini terjadi, produktivitas perusahaan juga akan meningkat.

Fungsi Pengembangan Sumber Daya Manusia

Dengan memberikan perhatian pada semua sumber daya manusia yang ada dalam bisnis, usaha yang Anda jalankan tentu akan menjadi lebih maju. Namun, lebih dari sekadar maju, ada beberapa fungsi spesifik yang perlu Anda ketahui:

Meningkatkan Produktivitas dan Mengurangi Risiko

Selain meningkatkan kinerja pekerja, pengembangan sumber daya manusia yang meningkatkan kompetensi akan meminimalisasi risiko dalam proses kerja. Berbagai risiko yang ada antara lain adalah kerusakan pada produk atau kegagalan produksi. Ketika semua peralatan dioperasikan oleh tenaga kompeten, risiko kerusakan mesin juga bisa dikurangi.

Mengefisienkan Seluruh Proses Kerja

Kemampuan melakukan tugas secara efisien, artinya melaksanakannya dengan tepat tanpa membuat kesalahan. Dengan semua sumber daya manusia kompeten yang Anda punya, proses produksi dalam usaha dapat berjalan efisien sesuai harapan.

Memupuk Sifat Kepemimpinan

Tidak semua orang memiliki sifat kepemimpinan. Kemampuan ini penting dan harus dilatih, tidak hanya untuk jajaran pimpinan saja, tetapi juga semua karyawan yang ada. Leadership skill ini akan sangat berguna bagi organisasi maupun bagi individu karyawan itu sendiri.

Meningkatkan Pelayanan bagi Konsumen

Jika usaha yang Anda jalankan bergerak di bidang jasa, pelayanan terhadap konsumen adalah hal krusial yang wajib ditingkatkan. Dengan tenaga kerja berpengalaman dan memiliki kompetensi, jasa dan layanan yang diberikan akan maksimal. Pada akhirnya, hal ini bisa menaikkan tingkat kepuasan pelanggan.

Metode dan Strategi Pengembangan SDM

Setiap pemilik usaha memiliki strategi dan metode yang berbeda-beda untuk meningkatkan kompetensi para pekerjanya. Namun, ada beberapa cara yang paling umum dilakukan, yakni:

Training atau Pelatihan

Pelatihan bagi karyawan dilakukan agar mereka makin terampil dalam melaksanakan tugas. Pelatihan biasanya diberikan jika ada teknologi baru yang akan diterapkan dalam perusahaan dan harus mereka kuasai. Pelatihan bisa dilakukan secara internal (di dalam perusahaan) maupun eksternal (di luar perusahaan).

Pendidikan

Metode ini dilakukan dengan memberikan kesempatan bagi karyawan yang memiliki potensi untuk melanjutkan pendidikan ke jenjang yang lebih tinggi. Misalnya, ada seorang karyawan lulusan SMA yang ternyata memiliki prestasi baik. Perusahaan bisa menawarkan kepadanya untuk melanjutkan pendidikan ke tingkat D3 atau S1. Setelah menyelesaikan pendidikan nantinya, karyawan tersebut diharapkan bisa memberikan kontribusi yang lebih besar.

Rotasi Kerja

Rotasi kerja merupakan cara yang cukup bagus untuk mengembangkan kemampuan karyawan. Dalam skala paling kecil, Anda bisa meminta karyawan untuk melakukan tugas divisi yang berbeda. Dengan melihat pekerjaan karyawan atau divisi lain dari dekat, pengalaman dan pengetahuan mereka akan bertambah.

Perbedaan Pelatihan dan Pengembangan Sumber Daya Manusia

Banyak orang yang masih kesulitan membedakan antara pelatihan dengan pengembangan sumber daya manusia. Meski sekilas mirip, keduanya memiliki sejumlah perbedaan yakni:

  • Dari segi tujuan, pelatihan berguna untuk meningkatkan kemampuan karyawan untuk memenuhi tugas pada posisi yang sedang dipegangnya saat ini. Sementara itu, pengembangan dilakukan untuk mempersiapkan karyawan pada tingkat jabatan yang lebih tinggi.
  • Pelatihan memiliki tujuan jangka pendek, sementara pengembangan sumber daya manusia memiliki sasaran jangka panjang.
  • Pelatihan hanya mempersiapkan karyawan untuk tugas yang harus mereka selesaikan saat ini. Sementara itu, pengembangan akan mempersiapkan karyawan untuk kebutuhan yang berubah di masa depan, baik terencana maupun tidak.

Dari ulasan di atas bisa disimpulkan bahwa pengembangan sumber daya manusia dilakukan oleh sebuah organisasi atau perusahaan untuk membuat proses kerja menjadi lebih efisien. Cara lain yang bisa Anda lakukan untuk efisiensi proses kerja adalah dengan menggunakan berbagai aplikasi, salah satunya adalah Bukugaji. Bukugaji siap membantu para pemilik usaha terutama pelaku UMKM untuk mengelola gaji dan absensi karyawan dengan lebih cepat dan praktis. Yuk, unduh dan gunakan Bukugaji sekarang!

Related Posts