Perencanaan Strategis Pada Bisnis: Pengertian, Proses, Manfaatnya

January 17, 2022
Info UMKM
4 menit

Perencanaan strategis perlu dilakukan oleh perusahaan guna mencapai tujuan bisnis. Ada sejumlah langkah yang harus dijalankan demi memperoleh hasil optimal.


Dalam pengelolaan sebuah bisnis, perencanaan merupakan hal penting yang perlu dilakukan. Tanpa rencana yang tepat, perusahaan dapat kehilangan kesempatan untuk tumbuh dan berkembang. Sebuah rencana yang strategis akan membantu perusahaan mencapai tujuan yang sesuai dengan visi dan misinya.

Mengenal Makna Perencanaan Strategis

Menurut Harold Kerzner, PhD. dalam bukunya berjudul Strategic Planning for Project Management Using A Project Management Maturity Model (2001), perencanaan strategis (strategic planning) merupakan alat yang dapat digunakan manajemen untuk menata kondisi saat ini dan menentukan haluan bisnis berdasarkan penilaian terhadap posisi dan tujuan perusahaan terkini. 

Dalam perencanaan strategis perusahaan terdapat visi, misi, nilai, tujuan, serta rencana yang akan dilakukan untuk mencapainya. Rencana strategis ditujukan untuk masa yang akan datang, terutama untuk menjangkau peluang dan menghadapi setiap tantangan. 

Peter Lorange, penulis buku Corporate Planning: An Executive Viewpoint (1980) mengatakan perencanaan strategis perusahaan berhubungan erat dengan perubahan yang timbul sebagai hasil dari serangkaian inovasi yang dilakukan. Tanpa perubahan dan inovasi, strategic planning bisa disebut gagal.

Berdasarkan pengertian perencanaan strategis menurut para ahli, jelas bahwa perusahaan sangat membutuhkan hal ini. Melalui acuan dasar tersebut, perusahaan juga dapat melakukan evaluasi sehingga mengetahui tingkat keberhasilan rencana strategis yang diterapkan. 

Unsur Penting dalam Perencanaan Strategis

Agar proses perencanaan strategis lebih mudah dipahami, ada beberapa unsur yang tidak bisa dilepaskan, yaitu:

  • Misi

Misi adalah rumusan ringkas yang di dalamnya terdapat tujuan dasar pembentukan rencana strategis. Misi memastikan tujuan perusahaan tersebut terwujud dengan ukuran parameter, waktu, biaya, dan kinerja yang jelas sehingga dapat dikontrol dan dievaluasi.  

  • Visi

Visi adalah proyeksi masa depan yang merupakan hasil dari misi yang telah dijalankan. Visi mendorong terbentuknya komitmen yang kuat di antara para karyawan sehingga bersedia untuk maju dan mencapai tujuan masa depan perusahaan. Dalam rencana strategis, visi menjadi penunjuk arah dan cara untuk mewujudkannya.

  • Sasaran

Dalam proses membuat rencana strategis perusahaan, menentukan sasaran juga tak kalah penting. Sasaran merupakan pengembangan visi dan misi. Supaya pencapaian tujuan perusahaan lebih optimal, baik visi, misi, maupun sasaran harus disampaikan secara terbuka kepada seluruh bagian internal dalam perusahaan.

Langkah Perencanaan Strategis

© pexels.com

Jika ingin mencapai tujuan sesuai target, perusahaan perlu merancang rencana strategis secara efektif. Adapun langkah-langkah perencanaan strategis yang bisa dilakukan adalah sebagai berikut.

  • Mengidentifikasi Posisi Strategis Perusahaan

Sebelum mencapai sebuah tujuan, Anda tentu perlu mengetahui posisi awal saat melangkah. Tahap ini berperan penting dalam penilaian efektivitas kinerja yang akan dilakukan. 

Dalam proses identifikasi posisi strategis, perusahaan perlu melakukan analisis SWOT (Strengths, Weaknesses, Opportunities, Threats). Analisis SWOT merupakan alat bantu dalam cakupan sederhana yang dapat menampilkan posisi perusahaan berdasarkan kekuatan, kelemahan, peluang, dan ancaman yang dihadapi.

Untu melakukan hal itu, Anda perlu mengumpulkan informasi dari berbagai sumber maupun orang-orang yang terlibat dalam perencanaan bisnis. Data tersebut harus akurat sehingga dapat digunakan untuk mengambil keputusan yang tepat dalam perusahaan.

  • Merumuskan Opsi-Opsi Strategis

Langkah selanjutnya adalah merumuskan rencana strategis berdasarkan opsi-opsi yang paling memungkinkan dan potensial. Keputusan strategis ini bertujuan untuk meningkatkan kinerja setiap elemen dalam perusahaan sehingga menghasilkan output yang lebih optimal.

Pada tahap ini, Anda harus mempertimbangkan aspek-aspek yang paling berdampak terhadap bisnis. Dalam kasus tertentu, Anda bisa jadi dituntut mengambil keputusan sulit terkait biaya yang harus dikeluarkan untuk mengakomodasi sebuah peluang.

  • Mengimplementasikan Rencana Strategis

Setelah menentukan rencana strategis, waktunya bagi perusahaan untuk bertindak. Terlebih dahulu, komunikasikan hasil perencanaan strategis dan perencanaan operasional kepada seluruh bagian perusahaan, baik individu maupun divisi. Lalu, pastikan semua orang terlibat dalam menjalankan rencana strategis sesuai dengan porsi masing-masing.

  • Memantau dan Mengevaluasi Rencana Strategis

Tahap terakhir adalah aktif memantau pelaksanaan rencana strategis. Secara terjadwal, manajemen juga perlu melihat kembali rencana strategis yang telah dijalankan untuk mengevaluasi hasilnya. Lakukan penyesuaian yang diperlukan tanpa mengubah rencana strategis secara keseluruhan. Penilaian ini akan dibutuhkan dalam rapat akhir tahunan.

Target Perencanaan Strategis

Meskipun langkah-langkah perencanaan strategis membutuhkan waktu dan tenaga yang tidak sedikit, perusahaan memperoleh keuntungan besar jika berhasil melakukannya. Berikut manfaat yang akan didapatkan:

  • Meningkatkan Keterlibatan Karyawan

Perumusan rencana strategis yang ideal dalam perusahaan harus melibatkan karyawan. Dari pandangan unik karyawan yang sehari-hari berkecimpung di level operasional, perusahaan bisa mendapatkan insight yang tepat dan bisa diaplikasikan. Di sisi lain, karyawan akan merasa lebih puas dengan tempat kerjanya jika dilibatkan dalam proses penting ini.

  • Mengenal Kekuatan dan Kelemahan

Melalui proses pembuatan rencana strategis, perusahaan dapat mengenal kekuatan dan kelemahannya. Hal ini penting untuk mengetahui posisinya serta memiliki rencana untuk memperbaiki hal-hal yang kurang baik. Perusahaan pun dapat terus bergerak maju secara konsisten berdasarkan evaluasi yang akurat.

  • Meningkatkan Kinerja Perusahaan

Target keberhasilan rencana strategis adalah kinerja perusahaan yang semakin meningkat. Caranya adalah dengan melibatkan karyawan sejak awal dalam proses perencanaan strategis. Dengan demikian, bisnis semakin berkembang berdasarkan visi, misi, dan sasaran perusahaan.

Model Perencanaan Strategis

Pembuatan rencana strategis dalam perusahaan tidak bisa dilepaskan dari bidang pekerjaan yang ditangani. Inilah yang membuat rencana strategis di tiap perusahaan bisa berbeda. Model atau contoh perencanaan strategis tersebut antara lain:

  • Rencana Strategis Pemasaran

Tujuan bagian pemasaran adalah untuk mencapai tingkat penjualan yang tinggi. Karena itu, rencana strategis pemasaran dapat berupa meningkatkan jumlah pelanggan, memanfaatkan teknologi pemasaran secara efektif, dan berbagai detail spesifik lainnya.

  • Rencana Strategis IT

Bidang IT merupakan bidang yang berubah sangat cepat pada zaman modern ini. Inilah faktor utama yang membuat penentuan rencana strategis pada bidang IT sangat penting dilakukan oleh perusahaan. Agar tetap diterima, perusahaan harus memiliki langkah strategis yang relevan dengan perkembangan zaman.

  • Rencana Strategis Lembaga Nonprofit

Contoh lain implementasi rencana strategis adalah pada lembaga nonprofit atau organisasi nirlaba. Fokus perencanaan tentu berbeda dengan perusahaan pada umumnya karena disesuaikan dengan tujuan lembaga atau organisasi terkait.

Inilah ulasan lengkap mengenai pengertian, proses, dan tujuan perencanaan strategis yang perlu dilakukan oleh perusahaan. Selain itu, pemilik usaha juga dapat menginstal aplikasi Bukugaji untuk membantu kegiatan usaha, khususnya untuk kebutuhan absensi karyawan, pembayaran gaji dan slip gaji. 

Related Posts