Pengertian, Tujuan, dan Langkah-langkah Proses Rekrutmen Yang Efektif

November 23, 2021
Seputar HRD UMKM
5 menit

Apa Yang Dimaksud dengan Rekrutmen?

© www.amtec.us.com

Sebagai pemilik usaha yang ingin terus berkembang, rekrutmen karyawan adalah hal vital bagi Anda. Rekrutmen sendiri sebenarnya memiliki banyak pengertian menurut para ahli. Menurut Henry Simamora dalam buku koleksi digital Universitas Kristen Petra, rekrutmen adalah serangkaian aktivitas yang dilakukan untuk memikat pelamar kerja yang memiliki kemampuan, motivasi, pengetahuan dan keahlian yang diperlukan oleh perusahaan guna menutupi kekurangan yang diidentifikasi dalam perencanaan kepegawaian.

Adapun menurut Faustino Cardoso Gomes, rekrutmen adalah serangkaian proses yang dimulai dengan mencari, menemukan, hingga menarik para pelamar untuk dipekerjakan di dalam dan oleh suatu organisasi. Rekrutmen merupakan proses komunikasi yang berlangsung dua arah. Pelamar-pelamar mengharapkan informasi yang akurat mengenai bagaimana rasanya bekerja di dalam organisasi yang mereka lamar. Sementara, organisasi-organisasi pun sangat menginginkan informasi yang sama akuratnya tentang seperti apakah pelamar-pelamar tersebut jika nanti mereka diterima sebagai pegawai.

Dari beberapa definisi di atas dapat kita simpulkan bahwa rekrutmen adalah proses mencari dan menetapkan karyawan dengan keahlian tertentu yang dapat mengisi posisi yang dibutuhkan perusahaan.

Tujuan Perekrutan

Dikatakan secara umum, tujuan perekrutan adalah untuk memenuhi kebutuhan perusahaan terhadap sumber daya manusia yang mampu dan mau mengisi kekosongan posisi, jabatan, dan keahlian yang dibutuhkan perusahaan.

Namun, selain untuk memenuhi kekosongan sumber daya manusia, proses rekrutmen karyawan juga bertujuan untuk menarik sejumlah besar pelamar agar perusahaan memiliki peluang yang lebih baik menemukan karyawan potensial yang sesuai standar perusahaan.

Metode-Metode Rekrutmen

© pixabay.com

Secara garis besar ada dua metode rekrutmen yang umum dilakukan, yakni metode tertutup dan metode terbuka. Metode tertutup dilakukan dengan cara mencari karyawan dari dalam perusahaan. Cara ini bisa dilakukan dengan cara vertikal (mempromosikan atau demosi) atau dengan cara horizontal (rotasi atau memindahkan bagian tanpa perubahan jabatan).

Sedangkan metode terbuka adalah metode rekrutmen karyawan yang menggunakan media di luar internal perusahaan. Metode terbuka ini bisa dilakukan melalui beberapa saluran, di antaranya:

  1. Menggunakan Iklan

Memasang iklan lowongan pekerjaan di media cetak maupun media daring adalah salah satu metode rekrutmen karyawan secara eksternal yang paling umum. Anda juga bisa memasang iklan lowongan pekerjaan perusahaan Anda di media sosial.

  1. Rekomendasi Internal Perusahaan

Selain menyebarkan ke media eksternal, perusahaan juga dapat mendorong karyawan internalnya untuk menyebarkan lowongan ke orang-orang yang mereka kenal dan merekomendasikan jika ada yang memang sesuai.

  1. Jasa Rekrutmen

Melalui agen penyedia jasa rekrutmen, perusahaan tidak perlu turun tangan sendiri dalam proses rekrutmen karyawan. Perusahaan tinggal menyediakan kriteria dan keahlian seperti apa yang dicari dan jasa rekrutmen akan melakukan proses seleksinya. Nantinya perusahaan tinggal memilih di antara kandidat-kandidat yang telah mereka pilah.

  1. Lembaga Pendidikan

Dalam kasus-kasus tertentu, perusahaan bisa menghubungi lembaga pendidikan atau kampus yang potensial memiliki kandidat yang bisa mengisi posisi yang sedang dicari. Alur rekrutmen karyawan melalui lembaga pendidikan ini biasanya untuk mendapatkan tenaga kerja yang walaupun belum berpengalaman kerja, tetapi memiliki kualitas yang baik.

  1. Lembaga Pemerintahan

Dinas tenaga kerja biasanya memberikan pelayanan iklan sebagai usaha untuk mengurangi pengangguran. Perusahaan bisa memanfaatkan layanan ini untuk mendapatkan kandidat potensial. 

Sumber Rekrutmen

Rekrutmen karyawan adalah proses yang membutuhkan waktu dan tenaga yang tidak sedikit. Untuk memperbesar peluang didapatkannya sumber daya manusia yang sesuai, Anda bisa menggunakan sumber rekrutmen internal dan eksternal.

Sumber rekrutmen internal ini didapatkan dari karyawan perusahaan itu sendiri. Perusahaan bisa menggunakan metode promosi, demosi, atau rotasi. Penggunaan sumber internal ini memiliki beberapa kelebihan, antara lain: biaya yang lebih hemat, efisien, dan meningkatkan etos kerja karyawan.

Jika sumber internal tidak cukup untuk memenuhi kebutuhan posisi yang diinginkan perusahaan, maka sumber dari luar perusahaan harus dipertimbangkan. Hal ini terutama untuk pekerjaan yang membutuhkan inovasi dan kreativitas, karena harapannya sumber eksternal ini akan membawa angin dan ide baru ke dalam perusahaan.

Bagaimana Proses Rekrutmen yang Baik

© pxfuel.com

Setelah memahami tentang definisi rekrutmen serta sumber dan metodenya, tentunya mungkin Anda jadi bertanya-tanya, bagaimana proses rekrutmen yang baik. Untuk itu Anda harus paham dulu tahapan rekrutmen karyawan berikut ini:

  1. Tahap Analisa Kebutuhan

Sebelum memulai proses rekrutmen karyawan, Anda harus lebih dahulu memetakan kebutuhan tenaga kerja di perusahaan. Pada tahap ini akan dirinci seperti apa urgensi posisi yang dicari, deskripsi posisinya, gaji, dan menentukan sumber rekrutmennya apakah cukup dari internal saja atau harus mencari hingga sumber eksternal.

  1. Tahap Perencanaan Proses Rekrutmen

Pada tahap ini sop rekrutmen karyawan dirumuskan dan anggota tim yang bertanggung jawab ditunjuk oleh perusahaan. Metode dan media yang digunakan untuk menyebarkan informasi rekrutmen juga ditentukan di tahap ini.

  1. Tahap Eksekusi Penyebaran Informasi

Setelah membuat rencana yang matang, saatnya mulai mengeksekusi rencana tersebut. Pada tahap ini iklan dan informasi lowongan kerja dari perusahaan Anda disebarkan sesuai perencanaan.

  1. Tahap Seleksi

Setelah beberapa waktu menyebarkan informasi lowongan pekerjaan, biasanya akan berdatangan pengajuan dan surat lamaran. Pada tahap ini seleksi awal dimulai untuk menentukan kandidat yang layak diajukan menuju tahap berikutnya.

  1. Tahap Pemilihan Kandidat

Setelah melalui berbagai tahapan seleksi untuk mendapatkan kandidat dengan kualifikasi terbaik, selanjutnya adalah tahap pemilihan kandidat dari daftar calon potensial. Setelah menentukan pilihan, segera kabari calon karyawan yang terpilih maupun tidak.

Ucapkan selamat pada yang terpilih dan terima kasih untuk yang belum terpilih. Jangan lupa sampaikan pada kandidat terpilih untuk menentukan waktu bersama untuk finalisasi kontrak dan perjanjian kerja.

  1. Tahap Penerimaan

Tahap terakhir proses rekrutmen ini diisi dengan penyambutan dan orientasi karyawan baru agar mereka merasa nyaman dan diterima dengan baik.

Pentingnya Proses Rekrutmen yang Baik

Selain aspek manajemen karyawan lainnya, rekrutmen adalah proses awal yang menentukan baik buruknya tim yang terbentuk di dalam perusahaan nantinya. Maka dari itu penting untuk menjalankan tahap demi tahapnya sebaik mungkin. Untuk manajemen karyawan sendiri Anda bisa mencoba aplikasi      Bukugaji untuk proses pengelolaan yang lebih mudah dan tertata. Aplikasi yang  menawarkan banyak fitur seperti absensi dan gaji karyawan ini bisa diunduh gratis di Playstore      .

Semoga bermanfaat.

Related Posts