Apa Itu Supervisor? Apa Saja Tugas, Wewenang dan Tanggungjawabnya?

January 17, 2022
Info UMKM
4 menit

Supervisor adalah orang yang berperan penting mengawasi kegiatan operasional dalam sebuah perusahaan. Ia mendelegasikan tugas yang diterimanya kepada bawahan.


Supervisor adalah sebuah jabatan atau posisi yang ada dalam struktur perusahaan. Orang yang bertugas sebagai supervisor bertanggung jawab untuk mengawasi dan mengarahkan bawahannya. Jika fungsi supervisor berjalan dengan baik, kegiatan operasional perusahaan dipastikan lebih lancar.

Definisi Supervisor

Supervisor merupakan orang yang diberi wewenang untuk melakukan kegiatan pengawasan demi kelancaran operasional perusahaan. Meskipun demikian, tugas seorang supervisor secara detail berbeda-beda di tiap perusahaan. Selain itu, supervisor juga terdiri atas beberapa bagian, misalnya supervisor produksi, supervisor marketing, dan sebagainya.

Menurut Moekijat dalam buku Asas-Asas Perilaku Organisasi (1990), supervisor adalah anggota manajemen yang berada di lini depan dan bertanggung jawab terhadap hasil pekerjaan bagian yang dipimpinnya kepada atasan. Sarwoto dalam buku Dasar-Dasar Organisasi Manajemen (1993) juga menyebutkan supervisor adalah orang yang bertanggung jawab terhadap kelompoknya.

Manajer dan Supervisor, Apakah Sama?

Banyak yang menganggap sama posisi manajer dan supervisor dalam suatu perusahaan. Hal ini karena keduanya berfungsi memimpin sebuah kelompok dan berperan dalam kegiatan operasional. Faktanya, manajer dan supervisor memiliki perbedaan dari segi level manajemen, pendekatan, dan tugasnya.

Dari tingkatan manajemen, manajer adalah bagian tingkat menengah dari manajemen perusahaan. Sementara itu, supervisor berada di level paling bawah. Dari segi pendekatan, supervisor hanya berhubungan dengan karyawan di bawahnya. Ini berbeda dengan manajer yang melakukan pendekatan secara internal maupun dengan departemen lain. 

Perbedaan tugas manajer dan supervisor terletak pada ruang lingkupnya. Manajer mengelola sumber daya manusia serta membuatnya selaras dengan departemen lain. Sementara itu, supervisor bertanggung jawab pada karyawan dalam satu unit. 

Tanggung Jawab Seorang Supervisor

Apa saja tanggung jawab seorang supervisor, berikut di antaranya:

  • Menjadi Penghubung Manajer dan Staf

Manajer yang mendapat tugas dari direktur akan mendelegasikannya kepada supervisor di bawahnya. Tugas itu kemudian dikerjakan oleh staf di bawah pengawasan supervisor. Hasilnya pun harus disampaikan kepada supervisor sebelum ke manajer. 

  • Membantu Pekerjaan Staf

Tugas supervisor selanjutnya adalah membantu staf yang mengalami kesulitan dalam pekerjaan. Ini merupakan bagian dari tanggung jawab seorang supervisor, yaitu memastikan tugas yang diterima selesai dengan baik. 

  • Menerima Keluhan Konsumen

Supervisor juga bertanggung jawab terhadap keluhan konsumen yang disampaikan lewat staf. Jika memungkinkan, keluhan tersebut diselesaikan dalam pengarahan supervisor. Jika tidak, supervisor menyampaikannya kepada jajaran yang lebih tinggi. 

Mengenal Fungsi Kehadiran Supervisor

© pexels.com

Jabatan supervisor harus ada dalam sebuah perusahaan jika Anda ingin kegiatan operasional berjalan lancar. Fungsinya adalah untuk memastikan pekerjaan di lapangan berjalan dengan lancar. Apabila ada hambatan yang ditemui oleh staf atau karyawan, supervisor akan menyampaikannya kepada manajer atau pihak manajemen.

Supervisor dan Perannya

Apa saja peran seorang supervisor dalam sebuah perusahaan? Secara umum, supervisor berperan sebagai perencana tugas sehari-hari. Pengaturan jadwal dan kegiatan teknis berada di bawah kontrol seorang supervisor. Karena itu, seorang supervisor harus mengetahui kemampuan masing-masing karyawan.

Fungsi lainnya adalah sebagai pengawas pekerjaan di lapangan. Manajer atau bagian manajemen lain mungkin tidak bisa terus-menerus memantau pengerjaan tugas. Tugas itu sepenuhnya berada di bawah tanggung jawab supervisor. 

Supervisor juga berperan sebagai pembimbing karyawan dalam melakukan tugas-tugasnya. Ia adalah bagian perusahaan yang bersentuhan langsung dengan karyawan sehingga seharusnya memberi pengarahan dan bimbingan sesuai kebutuhan.

Apa Saja Kewenangan Supervisor?

Selain memiliki tugas dan tanggung jawab yang cukup kompleks, supervisor juga dibekali dengan sejumlah kewenangan. Hal yang termasuk dalam kewenangan supervisor antara lain:

  • Melakukan Evaluasi

Seorang supervisor dapat melakukan evaluasi terhadap pekerjaan karyawan yang ada di bawahnya. Sebagai pengawas, supervisor pasti telah mengetahui kinerja dan performa karyawan yang dimaksud. Kemudian, supervisor menilai kemampuan karyawan tersebut untuk disampaikan kepada pihak yang lebih tinggi.

  • Menegur Karyawan

Supervisor juga berwenang untuk menegur karyawan tertentu yang tidak melakukan pekerjaan dengan baik. Wewenang untuk menegur dikaitkan dengan tanggung jawab supervisor untuk mengawasi pekerjaan bawahan. 

  • Menilai Efektivitas Kerja

Karena berbagai faktor, suatu tugas bisa dikatakan tidak efektif jika tetap dilakukan. Supervisor berhak untuk menentukan efektivitas pekerjaan tersebut berdasarkan penilaiannya di lapangan. 

  • Mengusulkan Reward bagi Karyawan Berprestasi

Berhubungan langsung dengan karyawan, supervisor mengenal kemampuan bawahannya. Karena itu, ia juga berwenang untuk mengusulkan reward bagi para karyawan andal yang dipimpinnya kepada pihak manajemen atau perusahaan.

Tips Menjadi Supervisor yang Andal

Tidak semua orang dapat menjadi supervisor yang andal. Namun, supervisor andal sangat dibutuhkan oleh perusahaan untuk memastikan kegiatan operasional berjalan dengan lancar. Adapun hal-hal yang harus dimiliki atau dilakukan seorang supervisor antara lain:

  • Dapat Berkomunikasi dengan Baik

Supervisor harus memiliki kemampuan berkomunikasi dengan baik. Bukan hanya kepada bawahan, tetapi juga atasannya. Hal ini karena supervisor memiliki peran sebagai jembatan antara karyawan dengan manajer, baik dalam menyampaikan instruksi manajer maupun aspirasi karyawan.

  • Bekerja Sama dalam Tim

Seorang supervisor yang andal ditandai dengan kemampuan bekerja sama dalam sebuah tim. Meskipun merupakan pimpinan dalam sebuah kelompok kerja, supervisor juga harus ikut bergabung dalam tim tersebut. Dalam kegiatan harian, supervisor tak bisa dilepaskan dari tim kerjanya.

  • Bekerja di Bawah Tekanan

Supervisor menerima tugas dari manajer yang berasal dari manajemen yang lebih tinggi. Tugas-tugas tersebut tidak hanya satu, tetapi bisa berbagai macam. Di sinilah kemampuan seorang supervisor, yaitu menangani tekanan dari atas dan mendelegasikannya kepada para stafnya. Tujuan akhirnya adalah pekerjaan tersebut selesai dengan baik. 

Nah, inilah beberapa hal yang perlu diperhatikan untuk menjadi supervisor andal. Bagi pemilik usaha yang sedang mencari seorang supervisor untuk usahanya, kriteria seperti ini wajib ada pada calon yang diincar. 

Selain SDM berkualitas yang ditempatkan sebagai supervisor, pemilik usaha juga membutuhkan pendukung lain untuk maju. Salah satunya, aplikasi yang membantu pengelolaan karyawan, yaitu Bukugaji. Aplikasi ini bermanfaat untuk mengelola absensi karyawan, pembayaran gaji, dan slip gaji. 

Related Posts